Archive for Februari 2018

Debat

debat hakikatnya adalah saling adu argumentasi antarpribadi atau antarkelompok manusia,dengan tujuan mencapai kemenangan untuk suatu pihak.Dalam debat setiap pribadi atau kelompok mencoba menjatuhkan lawannya, supaya pihaknya berada pada posisi yang benar.Debat mempunyai tujuan yang adalah membuat kedua belah pihak mencoba membangun suatu kasusu yang didukung dengan argumen-argumen yang pro dan atau kontra berdasarkan pernyataan apa,mengapa,dan bagaimana serta diakhiri dengan simpulan.Menurut saya berdebat merupakan sesuatu yang cukup menantang dan seru karena kita akan merasakan kepuasaan tersendiri ketika saya memenangi suatu debat.

Debat juga memiliki suatu rangkaian teks yaitu:

Permasalahan
merupakan pernyataan yang membahas mengenai suatu topik dalam debat.Topik tersebut akan menentukan arah dan isi dalam suatu debat

Argumentasi
Ini adalah bagian dimana kita berpendapat dalam suatu debat yang bersifat logis yang bersertakan alasan,bukti,dan simpulan

Tanggapan
Tanggapan adalah respon terhadap argumen dari tim lawan.Sama seperti argumen tetapi argumen dalam tanggapan ini adalah milik tim lawan kita

Sudut pandang
Pernyataan setuju atau tidak setuju terhadap suatu permasalahan dalam debat dinamakan sudut pandang

Simpulan
Simpulan adalah pengungkapan inti atau pokok permasalahan debat.



Ada juga hal-hal yang harus diperhatikan dalam teks debat adalah sebagai berikut:
1.kenali bentuk perdebaan yang sudah anda saksikan atau anda dengarkan
2.kumpulkan informasi dari hasil debat yang anda saksikan atau anda dengarkan
3.susunlah kerangka penulisan teks debat dengan memperhatikan struktur teks debat
4.kumpulkanlah argumen-argumen dari teks yang disaksikan atau didengarkan
5.tuliskan beberapa sanggahan dari teks debat yang disaksikan atau didengarkan
6.kembangkan teks debat sesuai dengan kerangka yang telah dibuat


Bagaimana menentukan permasalahan dalam sebuah debat?
1.memilih topik permasalahan debar yang menarik
2.membatasi pokok permasalah pada debat
3.mengumpulkan bahan-bahan permasalahan debat
4menyusun bahan-bahan permasalahan debat 

Berikut adalah contoh teks debat:
Selamat pagi dan salam sejatera.

Dewan juri, rekan-rekan dari tim kontra, dan pengatur waktu yang saya hormati.

Perkenalkan Kami dari SMA  Kristen Kanaan Jakarta. Saya Veronica sebagai pembicara pertama; dimana tugas saya mendefinisikan mosi yang diperdebatkan pada pagi hari ini, kemudian memberi batasan sebagai dasar argumen tim kami, dan akan memperkuat argumentasi dengan beberapa penjelasan umum yang berkaitan dengan topik debat kali ini.

Selanjutnya rekan saya Hellen Yoanita sebagai pembicara kedua menanggapi pernyataan dari tim kontra, kemudian menguatkan kembali argumentasi tim kami dengan contoh – contoh kongkrit.

Terakhir sebagai pembicara ketiga, saudari Grace akan menanggpi kembali pernyataan dari tim kontra. Kemudian menguatkan argumentasi tim kami, dan merangkum pernayataan dari pembicara pertama dan kedua.

Bagian akhir dari sistematika debat ini akan ditegaskan kembali oleh saudari Hellen pembicara kedua tim pro dalam pidato penutup.


Dewan juri, dan hadirin sekalian.

Mosi debat pada kesempatan ini adalah Kebijakan Pemerintah dalam Menerapkan Full Day School.

Mengawali argumentasi tim kami, saya ingin mengutip Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan NasionalPasal 3, tentangtujuan pendidikan nasional.

Di situ dijelaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Jadi tujuan pendidikan bukan hanya untuk mendapatkan pekerjaan tetapi agar moral yang baik.

Siapa yang mengurus hal ini secara organisatoris, tentu pemerintah pusat, dalam hal ini kebijakan melalui menteri pendidikan.

Muhadjir Effendi selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan kebijakan tentang Full Day School. Kebijakan ini berlaku pada seluruh jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA di seluruh Indonesia.

Maksud dan tujuan dengan dikeluarkannya kebijakan ini adalah mengembalikan esensi pendidikan pada kondisi yang ideal, yakni pendidikan karakter dari siswa terpenuhi dan memperoleh pengetahuan umum yang mumpuni. Dengan demikian, kata Muhadjir Efendi, dilansir darihttp://nasional.kompas.com,

“Para siswa dapat terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif dan kegiatan kontraproduktif, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan sebagainya”.
Selanjutnya soal perubahan nama full day school menjadi pendidikan penguatan karakter (PPK) akan dijelaskan oleh rekan saya Hellen sebagai pembicara kedua.

 

Bagian ini, saya ingin mengajukan pertanyaan retoris kepada tim kontra, ‘apakah tim kontra tidak mau memiliki moral yang baik?’. Karenafull day school fokusnya adalah pendidikan karakter. Terkait hal ini akan dijelaskan oleh rekan saya pembicara kedua.

Kami tim pemerintah, meyakini sepenuhnya bahwa hanya orang tidak waras saja yang tidak menginginkan moral dan ahlak yang baik. Pada konteks ini, artinya anda setuju dengan argumen kami.

Oleh karena itu, dapat saya simbulkan bahwa, kebijakan pemerintah tentang full day school harus dan sangat layak untuk didukung dengan beberapa argumen penutup, sebagai berikut:
1.Secara harafiah tugas seorang pelajar ya belajar. Maka apapun kebijakan pemerintah selama itu masih dalam koridor belajar maka harus didukung.
2.Di tengah fenomena teknologi yang terus berkembang dan kecenderungan remaja pada gadjet harus dikurangi, maka salah satu caranya adalah dengan full day school.
3.Minimnya waktu orang tua dengan anak karena rutinitas kerja maka kebijakan full day school adalah pilihan yang tepat untuk menghindari anak melakukan tindakan-tindakan negatif yang merugikan dirinya dan masa depannya.  
4.Hidup itu selalu berkembang, oleh karena itu lembaga pendidikan pun harus menyesuaikan dengan perkembangan dan tantangan yang ada untuk menghasilkan generasi yang moralnya baik dan mampu bersaing dalam perkembangan zaman yang semakin moderen dan penuh tantangan.
5.Hanya dengan pendidikanlah maka keberadaan sebuah bangsa akan berlanjut. Oleh karena itu, pendidikan yang baik harus disesuaikan dengan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia saat ini; yakni keatusian sosial, radikalisme, tawuran antar pelajar, dan narkoba yang merusak seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa kami tim pro sangat mendukung mosi ini, dengan dasar argumentasi yang telah kami kemukakan sebelumnya.


Sekian dan terima kasih, selanjutnya saya kembalikan kepada moderator.

sumber:http://www.martinkarakabu.org/2017/05/contoh-teks-debat-lengkap-kebijakan.html



Ulasan tentang debat


anggota kelompok:
Pungkas Aji/xs2/11
Maria Angela/xs2/23
Deanella/xs2/6



NEGOSIASI Bahasa Indonesia.
M : “hai dea”
D : “hai juga maria”
M : “dea,kok kita gajinya gak naik-naik yah?”
D: “iya nih,udah 3 tahun lebih kita kerja disini
M: “kita harus diskusiin nih ke Pak Kribo
D: "iya,takutnya ada salah kerja nih kita”
M:"selamat sore pak..”
A:"selamat sore…ada apa yah kalian datang kesini? "
D:"kami sudah bekerja keras untuk perusahaan,tapi kami merasa upah yang kami dapat tidak memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan 2juta perbulan,paling tidak kami menerima upah 3juta perbulan”
A:"maaf,tapi itu tidak mungkin,perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat "
M:"kalua begitu kami akan tetap mogok kerja dong pak”
A:"tidak bisa,kita harus mencari jalan keluar.saya akan mengusulkan kenaikan UMP sampai 2,3juta kepada direksi”
D: "tidak bisa pak,ini kota Jakarta semua harga mahal,tolong diusahakan sampai 2.6juta"
A:"nanti saya akan mengusulkan ke direksi 2.4juta "
M:"tapi usahakan lebih pak.kami akan bekerja lebih keras "
A:"baiklah,akan saya coba"
D:”baiklah pak.terima kasih pak”

A:”iya,sama-sama”

Tugas Negosiasi

- Copyright © Wadah Belajar Pungkas Aji - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -